Pellegrini Tak Terima Dengan Keputusan Wasit

Pellegrini Tak Terima Dengan Keputusan WasitPellegrini Tak Terima Dengan Keputusan Wasit – Manajer Manchester City merasa sangat marah dengan Jonas Eriksson dan percaya serta yakin bahwa UEFA telah membuat satu kesalahan dengan menunjuk dia untuk memimpin jalannya pertandingan di leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Etihad tadi malam.

Manajer Manchester City tersebut tidak lain adalah Manuel Pellegrini yang memberikan kritik kepada wasit yang memimpin jalannya pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions yaitu Jonas Eriksson menyusul kekalahan The Citizen dengan skor akhir 2-0 atas tim tamu yaitu Barcelona.

Klub yang mengejar gelar juara Liga Premier Inggris pada musim ini diancam dengan pedang oleh lawan mereka yang dilatih oleh Tata Martino, dengan Lionel Messi berhasil mengkonversi gol dari titik penalti menyusul pelanggaran yang dilakukan oleh Martin Demichelis sebelum Dani Alves akhirnya memastikan kemenangan tim tamu di saat-saat pertandingan menjelang penutupan.

Demichelis mendapatkan kartu merah atas pelanggaran yang dilakukannya terhadap maestro asal Argentina yaitu Messi dan Pellegrini menyalahkan wasit Erkisson atas kekalahan yang diderita oleh sang tuan rumah, pelatih asal Chili itu juga bersikeras bahwa UEFA telah membuat kesalahan dalam menunjuk Erkisson untuk mengambil alih jalannya pertandingan di leg pertama babak 16 besar tersebut.

“Tentu saja saya punya keluhan, dan tidak hanya untuk penalti dan kartu merah. Di sepanjang pertandingan saya tidak merasa bahwa kami memiliki wasit dengan keadilan untuk ke dua tim, dan dia yang menentukan pertandingan.”

“Dia memutuskan pertandingan karena itu adalah satu pelanggaran dari Busquets kepada Navas. Dia berada tiga meter jauhnya akan tetapi tidak ingin meniup peluit, dan pelanggaran yang dilakukan oleh Demichelis itu berada di luar kotak sehingga itu bukan penalti.”

“Dengan kesalahan penting seperti melawan tim besar seperti Barcelona, itu akan sangat sulit untuk bisa menang.”

“Saya pikir itu merupakan satu kesalahan untuk mencalonkan seorang wasit yang memiliki masalah dengan Barcelona (menolak hukuman penalti ketika bertemu dengan AC Milan tahun lalu) sebagai wasit di sini, dan saya ulangi dia yang memutuskan pertandingan.”

Merefleksikan apakah timnya bisa memutar balikkan keadaan dan maju ke perempat final dalam kompetisi paling bergengsi sebenua Eropa tersebut, Pellegrini menerima bahwa itu akan menjadi satu permintaan yang sangat sulit akan tetapi pelatih yang berusia 60 tahun itu tetap memegang harapan bahwa bahwa hal tersebut masih bisa saja terjadi.

”Tentu saja kami akan mencoba. Kami akan bermain di Camp Nou. Kami melakukannya ketika melawan Bayern setelah kami kalah di kandang. Gol yang ke dua itu merupakan satu saat yang sulit karena pertandingan itu berakhir dan sekarang mereka memiliki keunggulan dua gol, akan tetapi kami akan melihat apa yang bisa kami lakukan di sana.”